Beranda » Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Kunjungi Kesugihan Cilacap
Kesugihan Cilacap

Jateng Ganjar Pranowo Kunjungi Kesugihan Cilacap

Desaku ( Cilacap )

Jateng Ganjar Pranowo pernah mendatangi lokasi jalan yang rusak di Kesugihan yang sempat viral. Jalan yang berada di Dusun/ Kalisabuk Kesugihan Kabupaten Cilacap.

Ganjar merespons aduan masyarakat terkait kerusakan Jalan Kamboja yang disampaikan melalui kanal LaporGub. Orang nomor satu di Jawa Tengah itu segera meninjau langsung ke lokasi.

Baca Juga : https://desaku.slawiraya.com/lampu-jalan-atau-sebagai-penerangan-jalan-umum-dari-dana-desa/

Saat peninjauan itu, baru diketahui kalau ternyata jalan tersebut bukan jalan nasional maupun , melainkan jalan . Ganjar segera bertindak cepat meminta pihak terkait segera menangani, agar masyarakat bisa kembali melewati jalan dengan nyaman.

Hasilnya, kini jalan alternatif penghubung Kalisabuk-Kuripan, telah diperbaiki. Pantauan di lokasi, permukaan jalan yang dulunya rusak parah selama bertahun-tahun, sekarang telah selesai diperbaiki. Jalan sepanjang 625 meter itu berkondisi mulus, dengan lapisan aspal sekitar 325 meter, dan sisanya jalan beton.

Masyarakat pun menyambut riang dengan kondisi jalan kampung di desanya, Jumat (16/6/2023). Mulai dari warga yang biasa memanfaatkan jalan untuk mobilitas harian, sampai mereka yang memanfaatkannya untuk melancarkan aktivitas melakoni pekerjaannya.

Salah Satu di antaranya, Maya Sri Pujianti, warga Jalan Kamboja. Perempuan 38 tahun ini mengatakan, saat datang ke desanya, ia menemui dan menyampaikan kondisi jalan rusaknya.

“Aku berhentikan Pak Ganjar biar turun. Pak, turun. Jalannya rusak banget. Ini jalan sudah lama rusak belum diperbaiki,” pinta Maya kepada agar turun dari mobil,  saat itu.Ibu rumah tangga ini berharap kepada untuk ikut serta menangani kerusakan jalan yang telah bertahun-tahun tersebut.

Kesugihan Cilacap

Seingatnya, Ganjar langsung meminta kepala (kades) setempat untuk segera menangani kerusakan jalan.

“Kepada Bapak Ganjar, saya ucapkan terima kasih. Terutama kepada Bupati dan Pak Ganjar. Dalam satu hari, langsung ditindaklanjuti. Berarti saya ngoceh nang nggili, ana manfaate (saya berkeluh kesah di jalan, ada manfaatnya),” ungkapnya.

Kepala Kalisabuk Ripan menjelaskan, pihak desa segera menindaklanjuti keluhan warga dan arahan gubernur ketika melintasi Jalan Kamboja. Pihaknya semula memang belum melakukan penanganan jalan rusak akibat pandemi Covid-19.

“Upaya kami sudah melakukan penutupan dengan crop (tambal). Sekitar ada lima dump truk. Karena belum terbangun, sehingga kondisi jalan tetap rusak dan sulit dilalui masyarakat. Khususnya pedagang, petani dan sebagainya,” kata Ripan.

Baca Juga : https://desaku.slawiraya.com/ganda-putra-pramudya-kusumawardana-yeremia-erich-yoche-yacob-rambitan-membuat-kejutan/

Kerusakan jalan itu sempat viral dan sampai terdengar gubernur. Ganjar pun menyempatkan meninjau lokasi dan memintanya segera menangani. Pemdes pun mengerahkan anggaran bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk bersama menangani jalan rusak. Seperti dari PT Solusi Bangun Indonesia, Tbk Pabrik Cilacap, Pabrik Semen Bima, dan Paguyuban Penambang Slamet Selatan.

 “Alhamdulilah jalan telah terselesaikan. Kalau sumber anggaran yang kita lakukan, jumlah nilai dari PT SBI Rp100 juta, dari pemerintah desa Rp100 juta, yang lainnya (swadaya warga). Total menelan Rp250 juta. Ada sumber daya masyarakat juga dalam bentuk tenaga dan lainnya,” kata Ripan. ( *** ) 

Tinggalkan Balasan