Beranda » Kepala Desa Miliki Peran Penting Dalam Pencegahan Dan Penanganan Stunting Balita
Pelantikan Kades Capar

Kepala Miliki Peran Penting Dalam Pencegahan Dan Penanganan Balita

Desaku ( Slawi )

Kepala (Kades) memiliki peran penting dalam mencegah dan menurunkan angka balita. Pesan ini disampaikan Camat Jatinegara Abdul Hopir saat melantik Kades Capar Kukuh Supribadi sebagai Kades antar waktu terpilih di balai setempat, Selasa (04/07/2023).

atau kondisi gagal tumbuh yang biasanya ditandai dengan panjang badan anak balita yang lebih rendah dibanding anak seusianya menjadi persoalan penting yang harus segera ditanggulangi, di mana sebagai ujung tombaknya. Sehingga dengan demikian, Kades harus memiliki pemahaman yang utuh tentang dan upaya penanggulangannya.

Baca Juga : https://desaku.slawiraya.com/pencairan-bantuan-keuangan-gubernur-jawa-tengah-bidang-peningkatan-sarana-prasarana-perdesaan-tahun-2023/

“Harus ada pemahaman yang kuat dari kades soal ini. Apa pentingnya kades ngurusi dan siapa yang harus digandeng untuk mencegah stunting pada balita atau lahirnya bayi-bayi stunting baru,” kata Hopir.

Hopir  menyampaikan amanat Bupati Tegal juga meminta Kades Capar bisa membangun data base balita di wilayahnya by name by address yang akurat dan selalui diperbarui.Sebab melalui data inilah pemerintah bisa merumuskan kegiatan percepatan penurunan angka stunting serta pengalokasian anggaran dana desanya agar lebih efektif dalam menjangkau keluarga sasaran.

 “Saya minta kepada kepala yang baru agar secepatnya bisa menyesuaikan diri. Pelajari betul bagaimana tata cara mengelola pemerintahan desa yang baik, beretika, dan terbuka serta tidak memberikan celah atau kesempatan terjadinya korupsi, termasuk pungli ke masyarakat, ke pelaku usaha,” tandasnya.

Kehadiran kepada kepala desa yang baru diharapkan bisa memberikan warna baru yang positif bagi , terutama di sektor pelayanan publik yang harus semakin cepat, terbuka, dan mudah tanpa dikriminasi.

Berkenaan dengan pelayanan publik ini Hopir meminta Kades Capar bisa menempatkan kepuasan dan kebahagiaan publik sebagai indikator utama untuk mengukur keberhasilannya dalam bekerja melayani warga desa.

Lebih lanjut pihaknya juga meminta pembaruan data warga miskin desa dilakukan secara periodik melalui aplikasi sistem kesejahteraan sosial-next generation (SIKS-NG).

Baca Juga : https://desaku.slawiraya.com/jelang-pilkades-serentak-gelombang-i-polres-klaten-gelar-pasukan-pengamanan/

Pembaruan data yang menjadi komponen penyusun data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan rujukan pengalokasikan program jaminan sosial oleh pemerintah pusat ini merupakan kewajiban pemerintah desa.

Proses pemilihan Kades Capar antar waktu ini sudah dilakukan sejak tanggal 11 Mei 2023 lalu pasca meninggalnya kepala desa sebelumnya. Hasil voting pemilihan kades antar waktu ini memenangkan Kukuh Supribadi dengan perolehan suara sebanyak 18 orang dari 35 orang yang mengikuti proses pemilihan. ( *** ) 

Tinggalkan Balasan