Beranda » Simposium Pemuda Indonesia Digelar Di Gedung Serbaguna Senayan, Ini Kata Ketua KPPMPI Kabupaten PemalangKata Ketua
Ketua KPPMPI Pemalang

Simposium Indonesia Digelar Di Gedung Serbaguna , Ini Kata Ketua KPPMPI Kabupaten PemalangKata Ketua

Desaku ( Pemalang )

Simposium Indonesia yang digelar di Gedung Serbaguna pada (4/11), serta terselenggara secara hybrid dibeberapa wilayah. telah menyalakan alarm perubahan untuk bergerak bersama selamatkan masa depan.

Alarm ini dibunyikan lantaran situasi Indonesia dan dunia saat ini berada dalam krisis yang mengancam keselamatan hari ini dan masa depan.

Baca Juga : https://desaku.slawiraya.com/sahabat-millenial-ganjar-presiden-2024-kabupaten-tegal-salurkan-bantuan-air-bersih-bagi-masyarakat-pedesaan/

Simposium Indonesia merupakan agenda bersama IHI, KNTI, WALHI, HUMA dan ICEL. Kesatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (KPPMPI) sebagai badan otonom kepemudaan KNTI menggelar di 10 titik pertemuan di kampung pesisir.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua umum KPPMPI Hendra menyatakan “KPPMPI didaerah-daerah melaksanakan Simposium Indonesia secara hybrid, mulai dari Halmahera Selatan hingga Aceh Selatan. Kami pesisir mempunyai konsen lebih terhadap isu pangan, air dan energi, dimana ketiga hal tersebut sangat bergantung terhadap kesehatan laut kita.”

Ketua KPPMPI

“ Sehatnya laut kita tentu akan menguatkan pangan kita, air laut yang bersih akan memudahkan kegiatan budidaya ikan maupun rumput laut, juga sehatnya laut akan menghemat energi yang cukup mahal untuk dibeli oleh ayah dan bunda kami.” Ujar Hendra

“Menurut Global Ocean Health Index, skor OHI Indonesia hanya 63, enam angka dibawah rata-rata global. Indonesia berada di peringkat ke 181 dari 220 negara. Tentu ini menjadi keperihatinkan kita semua sebagai pemuda, ditengah dunia harus meningkatkan 70% produksi pangannya. Kita semua percaya bahwa laut adalah sumber pangan, sumber kesejahteraan bersama, maka mari kita jaga laut untuk selama-lamanya.” Terang Hendra

Sementara itu, Ketua DPD KPPMPI Kabupaten Pemalang Risqi Agng Septa Nosami, S.IP yang hadir secara online berharap untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia ( SDM )  di lingkungan daerah pemalang, hal itu bisa dimulai dari fokus pada advokasi SDM yang mengarah pada hal utamanya adalah pendidikan dan perekonomian. Khususnya di daerah pesisir,

Baca Juga : https://desaku.slawiraya.com/program-pembangunan-desa-bersumber-bantuan-keuangan-pemerintah-provinsi-jawa-tengah/

Menurut Risqi sumber konflik dari berbagai polemik baik dari segi pendidikan ataupun segi perekonomian yang terjadi dilingkungan pesisir adalah kurangnya sdm yang mumpuni.

Sehingga untuk mengentaskan berbagai macam polemik seperti pendidikan dan perekonomian yang terjadi di masyarakat serta untuk meningkatkan kualitas SDM, advokasi SDM menjadi hal utama saat ini. ( *** ) 

Tinggalkan Balasan